Rabu, 26 Juli 2017

12 Plus Minus Nonton Drama Korea


Positif-Negatif si K-Drama


            Aloha! It’s me Atta! So, di sini aku mau nge-share plus minus nonton drama korea. Jujur aja, pasti di sekolah gak kurang dari 100 anak suka nonton K-drama. Yang suka drama korea monggo merapat, yang gak suka, baca juga boleh. Enjoy!

Segi Positif Nonton Drama Korea

1.     Hiburan dan pengisi waktu luang
Kalian, para pelajar yang memang sudah males sama tugas sekolah, butuh banget hiburan. Yang udah pasrah sama killernya guru biologi, kalian bisa nonton drama Korea genre dokter yang bedah-bedah gitu dengan alasan belajar mengenali anatomi tubuh manusia.

2.     Mendapat informasi baru
Ini nih yang bener banget. Kalian bener-bener dapet ilmu baru. Kalian jadi tau kalo di korea kemana-mana jalan kaki atau belajar budaya Korea pada zaman dahulu. Kalian yang suka dimarahin sama mama karena kebanyakan nonton drama, tenang aja. Kalian bisa pake alasan “Belajar sejarah, ma!”

3.     Belajar bahasa baru
Hayoo, yang suka ber-annyeong-annyeong! Karena keasikan nonton drama, kita suka niruin gaya ngomongnya sama bahasanya, kan? Well, gak perlu khawatir sama temen kalian yang gak ngerti kalian ngomong apa. Yang penting bisa bahasa baru, bener?

4.     Cuci mata
Gak usah boong, cogan korea yang bikin adem ituu, aduh susah dijelasinnya. Bagi penggila cogan, cogan itu adalah sebuah keajaiban dunia. Langka. Harus disimpen dan dikenang.

5.     Dapat banyak temen
Tidak bisa dipungkiri memang, kalo ada penggila drama ketemu sesamanya. Aduh, berisiknya parah. “Aaa, ganteng banget”, “Bikin baper”, dan blablabla.

6.     Menayangkan hal yang berkualitas
Gak Cuma remaja aja kok yang boleh K-drama. Ada juga yang pengen lihat karena pengambilan video bagus, editan yang hampir tidak ketahuan aslinya, dan cerita yang mengalir sempurna. Semua umur deh!

Kalo ada segi positif, pasti ada.... yak!

Segi Negatif Nonton Drama Korea

1.     Begadang lovers
Jangan dibantah! Ini pasti bener banget! Siapa yang rela download dari subuh sampek subuh lagi atau nonton sambil selimutan sepanjang hari. Begadang itu gak baik loh ya, nanti kalo suara filmnya kedengeran mama di kamar sebelah, bisa dimarahin.

2.     Imajinasi berlebihan
Anak drama lovers itu... imajinasinya over. Bayangin inilah itulah, serba bayangin deh pokoknya. Coba bayangin juga kalo imajinasi kalian gak sesuai fakta, kan kasian, udah buang-buang waktu buat ngebayangin.

3.     Baperan
Saking seringnya lihat drama, drama lovers itu dikit-dikit baper. Dichat cowok, baper, mikirnya PDKT, padahal pengen tanya pr.

4.     Gak sabaran
“Episode-nya lama keluarnya” “Kapan tayangnya di Indonesia sih?” “Kapan bisa download gratis?” “Kenapa episodenya gak kelar-kelar?”

5.     Bikin kecanduan
Drama emang bikin kecanduan. Karena mereka menuruti keinginan untuk melihat terus, ketagihan deh akhirnya. Ati-ati loh ya, kan gak baik kalo sampai kecanduan.

6.     Real life terabaikan
Banyak orang bilang karena seringnya mereka melototin layar laptop, dunia nyatanya kelupaan. Bener-bener salah sih. Ada yang bisa membagi waktu, ada yang emang gak peduli sama real life. Jangan lupa lo kawan, kalian hidupnya di dunia nyata!

Jadi kawan-kawan, kesimpulannya, boleh kok lihat drama, tapi ya tau batasannya aja, jangan sampai dramamu menganggu sekolahmu. Sekian. Terima kasih sudah mau membaca!

Much Love, Atta 

Jumat, 23 Januari 2015

Norma Hukum

Norma Hukum


Norma hukum adalah norma yang mengatur kehidupan sosial kemasyarakatan yang berasal dari kitab undang-undang hukum yang berlaku di negara kesatuan republik indonesia untuk menciptakan kondisi negara yang damai, tertib, aman, sejahtera, makmur dan sebagainya.
Sumber hukum:Pemerintah atau pejabat yang berwenang
Contoh :Harus tertib dan harus sesuai aturan
   
Larangan:
1.Tidak melanggar rambu lalu-lintas walaupun tidak ada polantas
2.Dilarang mencuri, merampok, membunuh dan lain-lain.
3.Dilarang mengambil hak milik orang lain untuk dikuasai
Perintah:
1.Menghormati pengadilan dan peradilan di Indonesia
2.Taat membayar pajak
3.Menghindari KKN / korupsi kolusi dan nepotisme
SANKSI BAGI YANG MELANGGAR NORMA HUKUM
·        Sanksi bagi pelanggar hukum tegas, nyata, mengikat, dan bersifat memaksa.
·        Mereka yang melanggar norma hukum akan ditindak tegas oleh aparat penegak hukum dan diproses melalui persidangan di pengadilan.
·        Hukuman mati,penjara, atau denda 



 
==NORMA HUKUM==

Norma Hukum,yaitu norma yang timbul dan dibuat oleh lembaga kekuasaan negara.Isinya mengikat setiap orang dan pelaksanaanya dapat di pertahankan dengan segala paksaan oleh alat-alat negara, sumbernya bisa berupa peraturan perundang-undangan,yurisprudensi,kebiasaan,doktrin, dan agama.Keistimewaan norma hukum terletak pada sifatnya yang memaksa,sanksinya berupa ancaman dan hukuman.Penataan dan sanksi terhadap pelanggaran peraturan-peraturan hukum bersifat heteronom,artinya tidak dapat dipaksakan oleh kekuasaan dari luar,yaitu kekuasaan negara